Kontroversi Usamah, Panglima Perang yang Masih Belia (1)

Senin, 10 Agustus 2020 - 15:18 WIB
loading...
Kontroversi Usamah,...
Usamah bin Zaid, panglima perang kesayangan Rasulullah. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
TATKALA Rasulullah SAW menunjuk Usamah bin Zaid bin Harisah usianya belum lagi 20 tahun. Dia memimpin pasukan yang anggotanya para senior sahabat Nabi dari kalangan Muhajirin dan Ansor , termasuk Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab . Keputusan Nabi ini menjadi kontroversi pada era beliau sampai era Khalifah Abu Bakar.

Sekadar mengingatkan, pasukan yang dipimpin Usamah ini untuk menghadapi Romawi . Pengiriman pasukan ini didasari rasa khawatir Nabi, akan kemungkinan Romawi menyerbu daerah Muslimin. (Baca juga: Gampang Menangis, Sayyidah Aisyah Ragukan Abu Bakar Bisa Jadi Imam Salat )

Apalagi kala itu, pihak Romawi telah menghasut orang-orang Yahudi yang pindah ke Palestina setelah dikeluarkan oleh Nabi dari Madinah , Taima', Fadak dan daerah-daerah lain yang dulu mereka tempati.

Sebelumnya juga sempat terjadi perang di Mu'tah dan Tabuk antara pasukan muslim dengan Romawi. Rasulullah merasa perlu meningkatkan pengamanan perbatasan Arab-Romawi. Ketika pasukan Muslimin berada di Mu'tah itu, banyak pimpinan militer yang gugur, seperti Zaid bin Harisah, Ja'far bin Abi Thalib dan Abdullah bin Rawahah.

Khalid bin al-Walid sempat menarik mundur pasukannya hingga selamat kembali ke Madinah tanpa membawa kemenangan.

Dalam perang Tabuk Rasulullah sendiri yang memimpin pasukan Muslimin. Perjalanannya ini sudah merupakan peringatan, sehingga membuat musuh menarik mundur pasukannya ke luar perbatasan, tanpa terjadi pertempuran.

Tidak heran jika kedua peperangan yang terjadi antara Muslimin dengan Romawi itu membuat Nabi segera menyiapkan pasukan Usamah bin Zaid bin Harisah, dan persiapan itu merupakan salah satu politik Nabi dalam mengamankan perbatasan Semenanjung Arab dari serangan pasukan Romawi, yang ketika itu merupakan adikuasa.

Usamah bin Zaid ketika itu masih sangat muda. Tetapi Rasulullah mengangkatnya memimpin pasukan agar kemenangannya kelak menjadi kebanggaan atas gugurnya ayahnya sebagai syahid di Mu'tah.

Pemuda ini belum terbiasa dengan beban tanggung jawab yang begitu berat. Rasulullah SAW memerintahkan Usamah agar menjejakkan kudanya di perbatasan Balqa' dengan Darum di Palestina, dan menyerang musuh Tuhan dan musuhnya itu pada pagi hari dengan serangan yang gencar serta menghujani mereka dengan api.

Hal ini supaya diteruskan tanpa berhenti sebelum beritanya sampai lebih dulu kepada musuh. Bila berhasil ia harus segera kembali dengan hasil kemenangannya itu.

Sejak hari pertama penunjukan anak muda seperti Usamah memimpin pasukan dengan kaum Muhajirin dan Ansar terkemuka itu termasuk ke dalamnya, sudah banyak orang yang menggerutu. Memang benar sejak kecil Usamah sudah menjadi kesayangan Nabi, sehingga karenanya ia dijuluki "Kesayangan Nabi dan putra kesayangannya."

Rasulullah Wafat
Begitu besar kecintaan Nabi kepada Usamah sehingga ia pernah didudukkan sekendaraan ketika Rasulullah pergi ke Makkah dalam tahun kedelapan Hijriyah dan diajaknya ia masuk ke dalam Ka'bah.

Sejak kecil Usamah sudah punya keberanian dan tidak kenal takut, sehingga ia ikut bergabung dengan pasukan Muslimin ke Uhud, namun dikembalikan ke Madinah karena usianya yang masih terlalu muda.

Setelah itu ia pernah juga ikut dalam pertempuran di Hunain dan berjuang mati-matian seperti seorang pahlawan perang. Tetapi orang-orang yang mengeluh itu melihatnya tidak sama. Peristiwa itu lain dan memegang pimpinan militer dengan mengikutkan Abu Bakar, Umar dan sahabat-sahabat besar lainnya ke dalamnya, lain lagi. (Baca juga: Ketika Para Pembangkang Zakat Menyerbu Madinah )

Keluhan mereka itu sampai juga kepada Nabi ketika ia dalam sakitnya yang terakhir sementara pasukan Usamah sudah berada di Jurf, siap akan berangkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Teladan di Bulan...
Kisah Teladan di Bulan Ramadan: Abu Bakar Ash Shiddiq Setia Mendampingi Rasulullah di Perang Badar
Siapakah Bangsa Rum?...
Siapakah Bangsa Rum? Kaum yang Menang Perang dan Mengkhianati Umat Islam di Akhir Zaman
Kisah Sahabat Nabi:...
Kisah Sahabat Nabi: Keutamaan Abu Bakar Ash Shiddiq dan Anjing yang Bisa Bicara
Prestasi Umar bin Khattab...
Prestasi Umar bin Khattab Selama Menjadi Khalifah
Gerakan Damai sebelum...
Gerakan Damai sebelum Perang: Surat Khalifah Abu Bakar kepada Kaum Murtad
Rekomendasi
Inilah Danau Terkutuk...
Inilah Danau Terkutuk di Dunia, Bisa Ubah Hewan Menjadi Batu
Arkeolog Ungkap Keberadaan...
Arkeolog Ungkap Keberadaan Mosaik Romawi di Colosseum Roma
Kesaktian Benda Pusaka...
Kesaktian Benda Pusaka Mataram Timbulkan Banjir Bandang hingga Tenggelamkan Pasukan Lawan
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved