Kisah Pasukan Muslim Mengusir Romawi dari Farama: Begini Sikap Orang-Orang Mesir

Sabtu, 22 Juni 2024 - 13:47 WIB
loading...
A A A
Kalau mereka mengirimkan kekuatan angkatan bersenjatanya di Mesir atau di Iskandariah untuk berperang di Farama kemudian rakyat Mesir memberontak kepada mereka, niscaya mereka akan jadi porak poranda, dan bala bantuan kepada Farama itu tidak akan dapat menolong mereka dari bencana pemberontakan di kota-kota besar lainnya.

Baca juga: Profil dan Biografi Amr bin Ash, Sahabat Nabi yang Sukses Menaklukkan Mesir

Di samping itu mereka pun akan teringat pada kekalahan mereka ketika menghadapi pasukan Muslimin di Suriah dan di Palestina. Oleh karena itu mereka tidak ingin mempertaruhkan diri menghadapi raksasa-raksasa itu di medan pertempuran yang mereka sendiri tidak yakin akan mampu mengadakan perlawanan demikian.

Atas pertimbangan itu mereka lebih suka bertahan di benteng-benteng Babilon yang dekat dari Mesir dan dari Memphis dengan maksud menjadikan Sungai Nil sebagai parit antara mereka dengan musuh.

Mereka hanya akan membatasi diri di Farama dan kota-kota kecil lainnya yang kuat untuk menahan pasukan Arab selama mungkin, sehingga mereka mendapat kesempatan memperkuat benteng-benteng pertahanan mereka di pusat-pusat yang penting.

Kalau sesudah itu pihak Arab masih berani mempertaruhkan diri dan mencapai kota Mesir, benteng-benteng mereka akan mampu membendung kemajuan lawan, dan barangkali dapat menumpas mereka. Dengan demikian cukup untuk mengalihkan perhatian mereka dari Mesir dan tidak lagi berpikir akan kembali ke sana.

Dari segi strategi perang mungkin pemikiran demikian ini salah. Tetapi peristiwa-peristiwa yang terjadi kemudian menunjukkan bahwa memang itulah yang menjadi pemikiran Muqauqis dan kawan-kawannya ketika pertama kali pasukan Arab memasuki Mesir.

Baca juga: Kisah Amr bin Ash Memasuki Mesir, Begini Kondisi Sungai Nil Waktu Itu

Sesudah Farama dibebaskan, sebuah pasukan dari pedalaman yang tinggal di perbatasan-­perbatasan Sahara Mesir bergabung pula dengan Amr dengan harapan mendapatkan rampasan perang.

Dengan demikian anggota pasukan Muslimin yang hilang ketika pengepungan pertama di Mesir telah tergantikan.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Siap-siap Menyambut...
Siap-siap Menyambut Bulan Safar : Sejarah, Kedudukan, Mitos hingga Amalan Sunahnya
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Sejarah Kiswah Kakbah:...
Sejarah Kiswah Kakbah: Dari Beragam Warna hingga Hitam yang Mendunia
Dibangun Lebih dari...
Dibangun Lebih dari Rp1.500 Triliun! 20 Fakta Menakjubkan Masjidil Haram
Jejak Para Singa Allah:...
Jejak Para Singa Allah: Deretan Panglima Perang Terhebat dalam Sejarah Islam
Rekomendasi
Alhazen, Fisikawan Muslim...
Alhazen, Fisikawan Muslim Penemu Ilmu Optik yang Spektakuler
Gudang Es Pertama di...
Gudang Es Pertama di Dunia Ditemukan, Ilmuwan: Ini Penyelamat Iklim Bumi
Taman, Karpet, Lengkungan...
Taman, Karpet, Lengkungan dan Menara Gereja Meniru Arsitektur Dunia Islam
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved