Fiqih Perempuan : Hukum Memakai Sepatu Berhak Tinggi

Dibalik Gayanya Ternyata Berbahaya

loading...
Dibalik Gayanya Ternyata Berbahaya
Perempuan yang menggunakan sepatu berhak tinggi, umumnya membuat cara berjalan lebih berlenggak-lenggok atau menjadikan betis yang indah jadi terlihat dan menjadikan lebih tinggi. Ini termasuk tabarruj sekaligus memiliki unsur penipuan. Foto theresakite
Dunia fashion sudah sangat berkembang pesat, termasuk untuk fashion di kalangan muslimah. Salah satuikon fashion dan mode perempuan adalah sepatu. Beragam model dan gaya, terus berkembang termasuk sepatu bertuit tinggi atau berhak tinggi yang dikenal sebagai high heels. Sepatu jenis ini tampaknya sudah menjadi tren dan suatu keumuman yang terjadi di kalangan kaum perempuan, bahkan muslimah sekalipun.

Banyak kaum muslimah memakai sepatu berhak tinggi ini, baik dalamkategori sandal atau sepatunya. Ada yang bermodel high heel, ada juga bergaya wedges yaitu sepatu atau sandal yang bersol tebal, jadi tingginya merata di bagian bawah sepatu. Namun, dua-duanya menggunakan hak yang tinggi dari keumuman sandal atau sepatu biasa yang rata.

(Baca juga :Mengenal 11 Pendapat Tentang Jilbab)

Dalam Islam, bagaimana sebenarnya seorang muslimah memakai sepatu berjenis tinggi tersebut? Dan bagaimana hukumnya menurut syariat?



Maka dalam masalah ini, para ulama’ seperti Syaikh Abdul Aziz bin Baaz dan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahumullah dalam kitabnya 'Al-Jami’ li Fatawa Al-Mar’ah Muslimah' dan 'Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah' berpendapat bahwa menggunakan sepatu berhak tinggi tidak boleh karena perempuan yang menggunakannya beresiko untuk terjatuh dan membahayakan diri saat berjalan dengannya. Sedangkan agama memerintahkan untuk menjauhi bahaya.

(Baca juga :Haruskah Suami Berdandan untuk Istri?)

Dalil, firman Allah Ta'ala:



وَلاَ تُلْقُوْا بِأَيْدِيْكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ
halaman ke-1 dari 4
cover top ayah
فَلۡيَـضۡحَكُوۡا قَلِيۡلاً وَّلۡيَبۡكُوۡا كَثِيۡرًا‌ ۚ جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوۡا يَكۡسِبُوۡنَ
Sekarang, biarkanlah mereka sedikit tertawa, nanti mereka akan banyak menangis, sebagai balasan atas perbuatan mereka.

(QS. At-Taubah:82)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video