Entah Apa yang Ada di Benak Nikita Mirzani tentang Neraka

loading...
Entah Apa yang Ada di Benak Nikita Mirzani tentang Neraka
Dugem. Neraka tak seperti tempat dugem. Foto/Ilustrasi/ist
Ya. Entah apa yang ada di benak Nikita Mirzani tentang neraka. Pastinya, artis yang sering bertingkah kontroversial ini dengan enteng bilang tak kepingin masuk surga dan lebih senang masuk neraka . Pernyataan ini disampaikan Nikita saat melakukan live Instagram pada Senin, 23 November 2020. (Baca juga: Ini Konsekuensi Canda Nikita Mirzani Mengolok-olok Hukum Allah )

“Gue enggak gila-gila masuk surga, say. Gue mah di neraka juga enggak apa-apa,” ujarnya.

Nikita mengaku senang seandainya ditempatkan di dalam neraka. Sebab, menurutnya, di sana dia bisa bertemu dengan teman-teman sepergaulannya. Sehingga, mereka semua bisa mengadakan ‘reuni’ dan membuat acara bersama.

“Happy, ketemu temen-temen gue banyak. Siapa tahu gue bisa bikin acara di situ (neraka),” terangnya.

Bukan hanya bertemu dengan teman-teman sepermainan, Nikita secara tak langsung menyebut, neraka merupakan tempat berkumpulnya orang-orang terkenal. Maka, dengan masuk ke dalamnya, dia bisa berjumpa dengan sosok yang saat masih hidup acap dielu-elukan tersebut. (Baca juga: Ini Mengapa Kemiskinan Mendekatkan kepada Kekafiran Menurut Syaikh Abdul Qadir )



“Di sana ketemu Michael Jackson , terus bisa ketemu Amy Winehouse, gue mending masuk neraka aja, ketemu artis-artis juga. Tapi bukan artis Indonesia ya, males banget,” tuturnya.

Publik bisa saja menerjemahkan bahwa bagi Nikita neraka adalah tempat yang menyenangkan. Bisa juga diterjemahkan bahwa si pesohor ini sedang mengolok-olok hukum Islam. Dia sepertinya tidak percaya ada surga dan neraka.

Pendiri Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma'arif atau akrab disapa Buya Yahya , dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, menganggap Nikita sudah keluar dari iman .



Adapun hukum dalam Islamnya, ucap Buya, jika orang mengucapkan kalimat yang merendahkan surga dan neraka maka akan menjadikan orang tersebut keluar dari imannya.

Jika kita membaca ayat-ayat Al-Quran dan Sunnah Nabi tentang neraka, apa yang diucapkan Nikita jelas ngawur dan benar apa yang dibilang Buya Yahya, dia telah keluar dari imannya alias murtad . Bagaimana mungkin di Neraka bisa rapat, reunian dan membuat acara? Baca juga: Resep Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani dalam Menempatkan Kebaikan dan Keburukan

Tentang Neraka
Gambaran tentang dahsyatnya neraka amatlah mengerikan. Rasanya mustahil bagi mereka yang disiksa di dalamnya bisa berleha-leha.

“Bawalah aku ke neraka jahanam agar aku bisa melihat kengeriannya!” pinta Nabi Idris kepada Malaikat Izrail pada saat Malaikat Maut tersebut datang kepadanya.

Allah Ta'ala mengizinkan Malaikat Maut itu untuk melakukan perjalanan ke neraka bersama Nabi Idris. Maka, dibawalah Nabi Idris oleh Malaikat Maut datang ke malaikat penjaga neraka. Baca juga: Berikut Tips Membuka Tabir Diri Ajaran Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani

Allah memerintahkan kepada malaikat penjaga neraka , “Letakkanlah hamba-Ku di pinggir jahanam agar dia bisa melihat apa yang terdapat di dalamnya.”

Setelah Nabi Idris berada di sana dan melihat isi jahannam, dia pingsan karena melihat kengeriannya. Lalu Malaikat Maut menghampirinya dan membawanya lagi ke tempat asalnya.

Kisah Nabi Idris AS ini ditulis Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas (1448-1522). Beliau adalah salah satu sejarawan Mesir yang paling penting. Kisah ini diterjemahkan oleh Abdul Halim dengan judul “Kisah Penciptaan dan Tokoh-tokoh Sepanjang Zaman”.

Malaikat Jibril
Kisah lainnya, Yazid Ar-Raqqsyi meriwayatkan dari Anas bin Malik, Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang tidak biasa dengan raut muka yang berbeda dari biasanya. (Baca juga: 8 Tingkatan Neraka, Rasulullah Pernah Pingsan Saat Diberitahu Jibril )

Rasulullah bertanya: "Wahai Jibril, kenapa Aku melihat raut mukamu berbeda?"

Jibril menjawab, “Wahai Muhammad , aku datang kepadamu pada saat Allah memerintahkan supaya api neraka dinyalakan. Tidak pantas jika orang yang mengetahui bahwa — neraka, siksa kubur dan siksa Allah itu sangat dasyat– untuk bersenang sebelum dirinya merasa aman dari ancaman itu.”
halaman ke-1 dari 4
cover top ayah
تَعۡرُجُ الۡمَلٰٓٮِٕكَةُ وَ الرُّوۡحُ اِلَيۡهِ فِىۡ يَوۡمٍ كَانَ مِقۡدَارُهٗ خَمۡسِيۡنَ اَلۡفَ سَنَةٍ‌ۚ‏
Para malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun.

(QS. Al-Ma'arij:4)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video