Menakjubkan! Ibadah Seluruh Jamaah Haji Diterima Berkat Orang Ini

loading...
Menakjubkan! Ibadah Seluruh Jamaah Haji Diterima Berkat Orang Ini
Haji Mabrur adalah dambaan semua muslim karena tidak ada balasan yang pantas baginya selain Surga. Foto suasana wukuf di Padang Arafah saat pelaksanaan Ibadah Haji Tahun 2021. Foto/dok Reuters
Ibadah Haji adalah salah satu rukun Islam yang semua umat muslim ingin menunaikannya. Selain mendapatkan fadhilah surga, Haji mabrur dan diterima Allah merupakan dambaan para jamaah Haji.

Ada satu kisah menakjubkan dan menggugah hati dimana seluruh jamaah Haji diterima Allah berkat orang ini. Kisah ini bersumber dari Kitab Irsyadul Ibad ila Sabiila Rasyad karya Syekh Zainuddin bin Bbdul Aziz.

Baca Juga: Kisah Haji Tukang Sepatu dan 600 Jamaah yang Tidak Diterima Ibadahnya

Dilansir dari Dakwah Islamiyyah, Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al Marwazi, seorang ulama terkenal di Makkah menceritakan kisah ini. Suatu ketika, setelah selesai menjalani salah satu ritual Haji, beliau beristirahat dan tertidur.

Dalam tidurnya Beliau bermimpi melihat dua Malaikat turun dari langit. Ia mendengar percakapan mereka (Malaikat): "Berapa banyak yang datang tahun ini?" tanya Malaikat kepada Malaikat lainnya.

"Tujuh ratus ribu," jawab Malaikat lainnya.

"Berapa banyak mereka yang ibadah hajinya diterima?" Malikat yang lain menjawab: "Tidak satupun."

Mendengar percakapan ini, Abdullah Bin Mubarak gemetar. Beliau menangis dalam mimpinya.

"Semua orang-orang ini telah datang dari belahan bumi yang jauh, dengan kesulitan yang besar dan keletihan di sepanjang perjalanan, berkelana menyusuri padang pasir yang luas, dan semua usaha mereka menjadi sia-sia?"

Sambil gemetar, Beliau melanjutkan mendengar cerita kedua Malaikat itu. "Tetapi ada seseorang yang meskipun tidak datang menunaikan ibadah Haji, tetapi ibadah hajinya diterima dan seluruh dosanya telah diampuni. Berkat dia seluruh haji mereka diterima oleh Allah. Kok bisa?

"Itu Kehendak Allah." "Siapa orang tersebut?"

"Sa'id bin Muhafah rahimahullah‎, tukang sol sepatu di Kota Damsyiq (Damaskus sekarang)."

Mendengar ucapan itu, Abdullah Bin Mubarak langsung terbangun. Sepulang haji, Beliau tidak langsung pulang ke rumah, tapi langsung menuju Kota Damaskus, Suriah.

Setibanya di sana Abdullah Bin Mubarak langsung mencari tukang sol sepatu yang disebut Malaikat dalam mimpinya. Hampir semua tukang sol sepatu ditanya, apakah ada tukang sol sepatu yang namanya Sa'id bin Muhafah.

"Ada, di tepi kota," jawab salah seorang sol sepatu sambil menunjukkan arahnya.

Sesampai di sana, ulama itu menemukan tukang sepatu yang berpakaian lusuh. "Benarkah Anda bernama Sa'id Bin Muhafah?" tanya Ulama itu.

"Betul, siapa Tuan?"

"Aku Abdullah Bin Mubarak."

Sa'id pun terharu. "Bapak adalah ulama terkenal, ada apa gerangan mendatangi saya?"

Abdullah Bin Mubarak pun kebingungan, dari mana Beliau memulai pertanyaannya, akhirnya Beliau pun menceritakan perihal mimpinya.
halaman ke-1
preload video