alexametrics

Kisah Para Shahabiyat

Wanita Penggugat yang Doanya Menembus Hingga Tujuh Langit

loading...
Wanita Penggugat yang Doanya Menembus Hingga Tujuh Langit
Khaulah binti TsaLabah adalah wanita yang karena ketaatannya kepada Allah dan Rasulullah, sehingga pengaduannya didengar oleh Allah Taala. Foto ilustrasi SINDOnews
Inilah kisah seorang wanita yang mengajukan gugatan kepada pemimpin anak Adam alaihissalam yang mengandung banyak pelajaran dan banyak hal yang menjadikan seorang wanita dapat mengangkat kepalanya tinggi-tinggi dengan bangga dan perasaan mulia, serta besar perhatian Islam terhadapnya.

Kisah dari seorang shahabiyat Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam, perempuan muslimah yang menakjubkan yang belum pernah tertandingi hingga hari ini, di zaman ini. Cerita bermula, kala suatu hari, Umar bin Khaththab bepergian bersama orang-orang Quraisy. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang perempuan tua. Perempuan tua itu lantas meminta Umar berhenti. Dia lalu berbincang-bincang dengan Amirul Mukminintersebut.

Seseorang di antara rombongan berkata, “Wahai Amirul Mukminin, apakah Tuan menghentikan langkah orang-orang demi wanita tua ini?” Umar lantas menjawab, “Celakahlah kamu! Apakah kamu tahu siapa dia? Dia adalah perempuan yang didengar pengaduannya oleh Allah dari atas tujuh langit.

Dia adalah Khaulah binti Tsa’labah yang Allah Ta'ala turunkan ayat tentangnya dalam surah Al-Mujadalah



قَدْ سَمِعَ ٱللَّهُ قَوْلَ ٱلَّتِى تُجَٰدِلُكَ فِى زَوْجِهَا وَتَشْتَكِىٓ إِلَى ٱللَّهِ وَٱللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَآ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌۢ بَصِيرٌ

"Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS Al-Mujadalah : 1)



Sebenarnya banyak sekali nama Khaulah dalam deretan nama-nama sahabat Nabi. Ada Khaulah binti Iyyas, Khaulah binti Tsabit, Khaulah binti Tsamir, dan lain-lain. Salah satu Khaulah yang termasuk golongan sahabat itu adalah perempuan yang disebut dalam cerita di atas, Khaulah binti Tsa’labah. (Baca juga : Cerdas dan Subur Ilmu, Asy-Syifa' Dinobatkan Sebagai Pendidik Muslimah Pertama)

Siapakah dia sehingga Umar begitu sangat menghormatinya? Nama lengkapnya adalah Khaulah binti Tsa’labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa'labah Ghanam bin Auf. Ada juga yang menyebutnya dengan sighat tashghir, Khuwailah binti Khuwailid.

Dalam kitab 'Nisaa' Haular Rasul' dijelaskan Khaulah merupakan istri dari Aus bin Ash-Shamit, saudaranya ‘Ibadah. Khaulah bercerita, “Demi Allah, dalam (permasalahan)ku dan Aus bin Ash-Shamit, Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menurunkan awal ayat surat al-Mujadalah. Saat itu, status Khaulah adalah istrinya.
halaman ke-1 dari 4
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
cover top ayah
وَمَا مِنۡ دَآ بَّةٍ فِى الۡاَرۡضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزۡقُهَا وَ يَعۡلَمُ مُسۡتَقَرَّهَا وَمُسۡتَوۡدَعَهَا‌ؕ كُلٌّ فِىۡ كِتٰبٍ مُّبِيۡنٍ
Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).

(QS. Hud:6)
cover bottom ayah
preload video
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak