Topik Terkait: Penyucian Hati
Tausyiah
Minggu, 01 Mei 2022 - 19:24 WIB
Mereka yang tak kembali ke fitri hanya meraih hebatnya kegelapan yang diyakini kebajikan. Mereka deklarasikan kemaslahatan yang sebenarnya justru khancuran.
Tausyiah
Senin, 15 Februari 2021 - 19:21 WIB
Memelihara hati merupakan kewajiban setiap muslim. Andaikata pun sulit atau mudah, memelihara hati tetap wajib dilakukan agar hati menjadi bersih. Berikut doa yang diajarkan Nabi.
Tausiyah
Kamis, 20 Februari 2020 - 18:12 WIB
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Orang beriman itu apabila melakukan dosa, maka akan terbentuk bercak hitam di qalbunya.
Muslimah
Jum'at, 18 September 2020 - 12:30 WIB
Tausiyah
Selasa, 19 November 2019 - 19:12 WIB
Habib Quraisy Baharun (pimpinan Ponpes As-Shidqu Kuningan) memberikan tips dan cara menjernihkan hati yang dinukil dari Kitab Taj Al-Arus karya Syeikh Ibnu Athaillah.
Tausyiah
Senin, 28 September 2020 - 10:03 WIB
Zikir (dzikrullah) merupakan wujud ketakwaan dan penghambaan kepada Allah Azza wa Jalla. Zikir artinya mengingat, memperhatikan, mengenang, dan mengambil pelajaran.
Tausyiah
Kamis, 28 November 2024 - 05:15 WIB
Tidaklah Allah Taala menurunkan penyakit melainkan Allah juga menurunkan obatnya. Begitu pula dengan penyakit hati, sudah pasti ada obatnya. Lantas apa saja obat penyakit hati ini?
Tausyiah
Senin, 12 Oktober 2020 - 20:38 WIB
Dai lulusan Universitas Al-Azhar Mesir, Al-Habib Geys Bin Abdurrahman Assegaf menyampaikan nasihat indah dalam satu kajian spesial di Masjid Agung Sunda Kelapa Menteng, Jakarta Pusat.
Tausyiah
Sabtu, 03 April 2021 - 20:46 WIB
Perkara hati adalah urusan penting yang wajib dijaga dengan baik oleh setiap muslim. Bagi yang ingin mengobati hatinya, setidaknnya ada lima amalan yang dapat dilakukan.
Tips
Selasa, 17 Mei 2022 - 17:26 WIB
Ulama mengatakan, jika Allah Taala menghukum atau jauh dari seseorang, maka dia akan diberi kekerasan hati sehingga tidak bisa menikmati lezatnya ibadah.
Tausyiah
Jum'at, 10 September 2021 - 21:03 WIB
Salah satu penyakit hati yang dapat menggerogoti amal saleh adalah merasa bangga dengan diri sendiri (ujub) dan merendahkan orang lain. Berikut pesan Habib Ahmad.
Tausyiah
Senin, 19 Desember 2022 - 22:52 WIB
Hati adalah sesuatu yang sangat berharga. Apabila ia rusak, maka dapat menyebabkan musibah dan rusaknya amal perbuatan. Ada enam perkara yang menyebabkan rusaknya hati.
Muslimah
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 05:43 WIB
Muslimah, di manakah golongan hati kita ini? Sudahkah hati kita termasuk golongan hati yang sehat atau sebaliknya hati yang sakit bahkan hati yang sudah mati?
Tips
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 09:05 WIB
Ketika seorang muslim malas melakukan ketaatan dan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Tala, lalu sulit terenyuh, maka perlu diwaspadai, karena bisa jadi itu adalah tanda mengerasnya hati.
Muslimah
Jum'at, 28 Januari 2022 - 15:39 WIB
Pandangan mata yang khianat, apa maksudnya? Benarkah ia sama dengan zina mata atau zina hati? Bagaimana hukumnya dalam pandangan Islam?
Hikmah
Kamis, 28 November 2019 - 16:05 WIB
Syeikh Ibnu Athoillah As-Sakandari (1250-1309) dalam Kitab Al-Hikam menyebutkan, taat itu terkadang dibarengi dengan penyakit hati yang bisa menghilangkan ikhlas seperti ujub.
Muslimah
Minggu, 13 September 2020 - 17:36 WIB
Muslimah, seringkali saat kita bergaul dan berinteraksi dengan banyak orang, tanpa disadari ternyata banyak mengalir dosa, mulai dari menggunjingkan tetangga, membanggakan dan memamerkan diri (riya), berbohong, dan perbuatan tidak terpuji lainnya.
Tips
Selasa, 10 Mei 2022 - 12:34 WIB
Sebagaimana Allah Taala menyelamatan para Nabi-Nya, Allah pun pasti akan menyelamafkan kaum mukminin juga, dengan mengamalkan doa atau dzikir yang diamalkan para Nabi ini
Muslimah
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 07:45 WIB
Ketahuilah bahwa hati disebut al-qalb karena proses perubahannya (at taqallub) begitu cepat. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menyebut hati dengan berbagai perumpamaan.
Muslimah
Rabu, 29 Desember 2021 - 15:33 WIB
Umumnya patah hati ini muncul akibat diputuskan cinta oleh sang kekasih, ditinggal menikah mantan pacar, cinta bertepuk sebelah tangan, atau gagal taaruf karena tidak berjalan sesuai harapan.