Topik Terkait: Abu Nawas Dan Menteri
Hikmah
Sabtu, 12 Februari 2022 - 07:57 WIB
Baginda Raja Harun Al Rasyid bertanya kepada Abu Nawas tentang rahasia dua alam, pertanyaan yang tak bisa dijawab para penasihat raja. Abu Nawas menjawab dengan cepat dan memuaskan.
Hikmah
Minggu, 01 November 2020 - 07:09 WIB
Baginda mulai mempercayai juga omongan Abu Nawas. Apalagi begitu melihat wajah si cerdik ini yang serius. Lagi pula untuk apa Abu Nawas menyepi di hutan jika itu tidak masalah serius?
Hikmah
Jum'at, 21 Januari 2022 - 08:57 WIB
Abu Nawas adalah seorang alim, maknanya ulama. Dia mengajar banyak santri. Suatu ketika, Abu Nawas membagi manusia menjadi 3 tingkatan. Apa saja?
Hikmah
Sabtu, 29 Januari 2022 - 10:04 WIB
Baginda menghendaki mahkota dari surga, usai mendengarkan kuliah yang disampaikan seorang ulama. Tugas itu dibebankan kepada Abu Nawas. Si cerdik ini pun menyanggupi.
Hikmah
Rabu, 02 Februari 2022 - 08:26 WIB
Abu Nawas selalu menunjukkan kecerdasannya dalam menyiasati segala persoalan hidup. Sejumlah pihak mencoba mengetes kecerdikan Abu Nawas dan mereka kena batunya.
Hikmah
Selasa, 26 Mei 2020 - 10:05 WIB
Ini kali Abu Nawas merancang pembunuhan terhadap menteri zalim. Ia berkonspirasi dengan anak muda pemilik lembu dan seorang joki. Berhasilkah rencana itu?
Hikmah
Kamis, 20 Januari 2022 - 10:36 WIB
Pengalaman Abu Nawas kali ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita, betapa perlunya kita berpikir terlebih dahulu sebelum mengucapkan kata-kata.
Hikmah
Senin, 24 Januari 2022 - 07:46 WIB
Abu Nawas adalah seorang pujangga. Ia selalu memiliki jawaban pada setiap pertanyaan yang diajukan santrinya. Seorang santri bertanya: Wahai guru, mungkinkah manusia bisa menipu Tuhan?
Hikmah
Senin, 09 November 2020 - 06:25 WIB
Baginda masuk istana, mau tidur, tetapi mata Baginda tidak mau diajak kompromi, karena otak masih terfokus pada masalah nazar dan malu besar yang akan dihadapinya esok pagi.
Hikmah
Rabu, 26 Januari 2022 - 08:54 WIB
Abu Nawas memberi Baginda Raja itik panggang berkaki satu, soalnya salah satu kakinya sudah ia makan duluan. Begitu jawaban Abu Nawas ketika Baginda memprotesnya.
Hikmah
Kamis, 05 November 2020 - 06:10 WIB
Kawan-kawan Abu Nawas merencanakan akan mengadakan perjalanan wisata ke hutan. Mereka mengajak Abu Nawas, soalnya tanpa dia perjalanan akan terasa memenatkan dan membosankan.
Hikmah
Kamis, 07 Mei 2020 - 03:28 WIB
Engkau kupanggil bukan untuk kupermainkan atau kuperangkap. Aku benar-benar memerlukan bantuanmu, kata Baginda kepada Abu Nawas dengan wajah serius.
Hikmah
Sabtu, 22 Januari 2022 - 09:35 WIB
Bagaimana mungkin orang secerdas Abu Nuwas berjalan di siang hari dengan membawa lampu, ketika sinar matahari menyorot tajam? Sudah gilakah dia?
Hikmah
Jum'at, 11 Februari 2022 - 08:36 WIB
Baginda lagi-lagi memberikan misi mustahil kepada Abu Nawas. Kali ini Baginda meminta sesuatu yang tak wajar, yakni pergi ke bulan untuk menyelidikinya.
Hikmah
Jum'at, 28 Januari 2022 - 09:27 WIB
Korupsi, kolusi, dan nepotisme, juga suap punya tempat yang nyaman di tengah kekuasan. Tak terkecuali di Baghdad, saat Baginda Harun Ar-Rasyid berkuasa.
Hikmah
Senin, 02 November 2020 - 06:47 WIB
Selalu ada provokator dalam setiap demonstrasi. Begitu juga yang terjadi di era Baginda Khalifah Harun Ar-Rasyid. Abu Nawas tercatat pernah menjadi provokator itu. Demonya anarkis lagi.
Hikmah
Jum'at, 08 Mei 2020 - 03:18 WIB
Secara tak terduga Pangeran jatuh sakit. Sudah banyak tabib yang didatangkan untuk memeriksa dan mengobati tapi tak seorang pun mampu menyembuhkannya.
Hikmah
Senin, 06 Juli 2020 - 08:01 WIB
Salah seorang ahli fikih resah akan perkara hukum yang dimilikinya. Hingga akhirnya keresahan sang fakih tadi mengarahkannya untuk menemui Abu Nawas.
Hikmah
Selasa, 03 November 2020 - 06:38 WIB
Abu Nawas dengan leluasa memukul kaca itu hingga hancur, kemudian vas bunga yang indah, kemudian giliran patung hias sehingga sebagian dari istana dan perabotannya remuk.
Hikmah
Rabu, 09 Februari 2022 - 07:38 WIB
Empat orang pencuri membuat Abu Nawas linglung sehingga menjual keledainya dengan harga murah. Abu Nawas pun menemukan cara cerdik untuk balas dendam.