Iklan Kosmetik yang Menampilkan Pesepakbola Berhijab Ini Bikin Gerah Politisi Prancis

Jum'at, 15 September 2023 - 05:45 WIB
loading...
Iklan Kosmetik yang...
Iklan yang menampilkan cuplikan dari anggota grup Les Hijabeuses. (Instagram/Sephora France/MEE)
A A A
Pengecer kosmetik multinasional Sephora membuat gerakan ciamik. Pasalnya, di tengah polemik hijab di Prancis , retailer ini menampilkan sebuah iklan yang menampilkan pesepakbola Muslim berhijab. Langkah ini membuat gerah politisi sayap kanan Prancis.

Tak tanggung-tanggung. Video promosi tersebut mencakup wawancara dengan anggota Les Hijabeuses, sebuah kelompok yang mengadvokasi hak mengenakan jilbab di lapangan, serta cuplikan dari kehidupan sehari-hari mereka.

“Para wanita ini ingin melampaui diri mereka sendiri, semangat tim, semangat juang, dan inklusi. Kami mengikuti mereka, mulai dari rutinitas kecantikan hingga lapangan sepak bola,” bunyi keterangan video dalam bahasa Prancis sebagaimana dilansir Middle East Eye (MEE), 13 September 2023.

Baca juga: Picu Polemik di Prancis, Pesepakbola Wanita Dilarang Pakai Hijab Saat Bertanding

Politisi sayap kanan menanggapi ini menyerukan boikot terhadap Sephora. Mereka menuduh Sephora mempromosikan "Islamisasi Prancis".

"Sephora mempromosikan hijab, meski dilarang dalam olahraga. Sungguh memalukan!" tulis Nicolas Dupont-Aignan, wakil Majelis Nasional Prancis, di platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Sebelumnya Federasi Sepak Bola Prancis melarang perempuan mengenakan jilbab dalam pertandingan dan kompetisi resmi. Kebijakan ini mendapat kritikan secara luas oleh para pembela hak asasi manusia dan hak-hak perempuan. Kebijakan di negeri yang menjadi rumah bagi populasi muslim terbesar di UE ini dianggap rasis, diskriminatif dan merupakan penghalang bagi kemajuan dan kesetaraan gender dalam olahraga.

Les Hijabeuses, yang diluncurkan pada tahun 2020, menentang keras kebijakan tersebut.

Baca juga: Pengadilan Prancis Perkuat Larangan Perempuan Berjilbab Bermain Sepak Bola di Lapangan

Meskipun banyak pengguna yang membagikan tagar #BoycottSephora, menuduh pengecer tersebut mempromosikan jilbab sebagai "alat penindasan terhadap perempuan", atau menolak video tersebut sebagai taktik pemasaran, banyak pengguna yang memuji perusahaan tersebut atas pesan inklusi dan keterwakilannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Inilah Mahram Perempuan...
Inilah Mahram Perempuan dari Jalur Nasab, Simak Penjelasannya di Sini!
3 Hal Harus Dihindari...
3 Hal Harus Dihindari Kaum Wanita saat Merayakan Idulfitri, Apa Itu?
Batasan Aurat Muslimah...
Batasan Aurat Muslimah di Hadapan Wanita Non-Muslim
Hati-hati, 3 Hal yang...
Hati-hati, 3 Hal yang harus Dihindari Kaum Wanita saat Merayakan Idulfitri
Seputar Cadar: Berikut...
Seputar Cadar: Berikut Ini Pendapat 4 Mazhab
Muhammadiyah dan Pemberdayaan...
Muhammadiyah dan Pemberdayaan Perempuan: Kisah Lahirnya Aisyiyah
Rekomendasi
Diyakini sebagai Alien,...
Diyakini sebagai Alien, Fakta Baru Ditemukan di Mumi Berjari Tiga
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Segel Tanah Liat Kuno...
Segel Tanah Liat Kuno Ditemukan di Reruntuhan Kota Bairen
Artikel Terkini
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved