Said bin Amir: Gajinya sebagai Gubernur Dibagikan untuk Rakyat Miskin

Rabu, 08 September 2021 - 17:45 WIB
loading...
Said bin Amir: Gajinya...
Said bin Amir hidup di bawah garis kemiskinan, padahal dia adalah gubernur. (Ilustrasi/Ist)
A A A
Said bin Amir adalah sahabat Rasullullah yang utama. Beliau menjadi gubernur di wilayah Syria. Hidupnya bersahaja bahkan cenderung miskin. Gajinya sebagai pejabat tinggi sebagian besar dibagi-bagikan kepada rakyatnya yang miskin.

Baca juga: Gubernur yang Masuk Daftar Penduduk Miskin

Said bin Amir memang tidak sepopuler sabahat Nabi lainnya. la memang tak hendak menonjolkan diri. Namun kisahnya terukir indah dalam sejarah para sahabat yang agung.

Said bin Amir tidak pernah absen dalam semua perjuangan dan jihad yang dihadapi Rasullullah SAW. Dan memang itu memang telah menjadi pola dasar kehidupan semua orang Islam. Tidak selayaknya bagi orang yang beriman akan tinggal berpangku tangan dan tidak hendak turut mengambil bagian dalam apa juga yang dilakukan Nabi, baik di arena damai maupun di kancah peperangan.

Said bin Amir memeluk Islam tidak lama setelah pembebasan Khaibar. Dan sejak itu ia memeluk Islam dan bai'at kepada Rasullullah SAW. Seluruh kehidupannya, segala wujud dan cita-citanya dibaktikan kepada keduanya.

Kebesaran tokoh ini lebih mendalam dan berurat akar daripada tersembul di permukaan lahir yang kemilau ia jauh tersembunyi di sana, di balik kesederhanaan dan kesahajaannya.

Baca juga: Sa’ad bin Muadz (3-Habis): Syahid Setelah Mengadili Bani Quraidha

Ketika Amirul Mu'minin Umar bin Khathab memecat Mu'awiyah dari jabatannya sebagai kepala daerah di Syria, ia menoleh kiri dan kanan mencari seseorang yang akan menjadi penggantinya.

Khalifah Umar sangat hati-hati dalam memilih pemimpin di daerah. Ia sadar bahwa dirinya ikut bertanggung jawab di hadapan Allah SWT tiap kesalahan penguasa yang diangkatnya itu.

Oleh sebab itu syarat-syarat yang dipergunakannya untuk menilai orang dan memilih para pejabat pemerintahan amat berat dan ketat serta didasarkan atas pertimbangan tajam dan sempurna, setajam penglihatan dan setembus pandangannya.

Syria ketika itu merupakan wilayah yang modern dan besar, sementara kehidupan di sana sebelum datangnya Islam mengikuti peradaban yang silih berganti. Di samping iu Syria merupakan pusat perdagangan yang penting dan tempat yang cocok untuk bersenang-senang. Daerah ini adalah negeri yang penuh godaan dan rangsangan.

Maka menurut pendapat Umar, tidak ada yang cocok untuk negeri itu kecuali seorang suci yang tidak dapat diperdaya setan mana pun, seorang zahid yang gemar beribadat, yang tunduk dan patuh serta melindungkan diri kepada Allah.

Tiba-tiba Umar berseru, katanya: "Saya telah menemukannya...! Bawa ke sini Sa'id bin ’Amir...!"

Tak lama antaranya datanglah Sa'id mendapatkan Amirul Mu'minin yang menawarkan jabatan sebagai wali kota Hems. Tetapi Sa'id menyatakan keberatannya, katanya: "Janganlah saya dihadapkan kepada fitnah, wahai Amirul Mu'minin ...!"

Dengan nada keras Umar menjawab: "Tidak, demi Allah saya tak hendak melepaskan Anda!

Apakah tuan-tuan hendak membebankan amanat dan khilafat di atas pundakku , lalu tuan-tuan meninggalkan daku ...?"

Dalam sekejap saat, Sa'id dapat diyakinkan. Dan memang kata-kata yang diucapkan Umar layak untuk mendapatkan hasil yang diharapkan itu.

Baca juga: Sa’ad bin Muadz (2): Begini Sikapnya Ketika Tidak Menyetujui Keputusan Rasulullah SAW

Sungguh suatu hal yang tidak adil namanya bila mereka mengalungkan ke lehernya amanat dan jabatan sebagai khalifah, lalu mereka tinggalkan ia sebatang kara.

Dan seandainya seorang seperti Sa'id bin'Amir menolak untuk memikul tanggung jawab hukum, maka siapa lagi yang akan membantu Umar dalam memikul tanggung jawab yang amat berat itu?

Demikianlah akhirnya Sa'id berangkat ke Homs. Ikut bersamanya isterinya; dan sebetulnya kedua mereka adalah pengantin baru. Semenjak kecil isterinya adalah seorang wanita yang amat cantik berseri-seri. Mereka dibekali Umar secukupnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Doa Umar bin Khattab...
Doa Umar bin Khattab agar Bisa Meninggal di Tanah Suci
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Khalifah Umar...
Kisah Khalifah Umar bin Khattab yang Ingin Mati Syahid dan Doa-doanya
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Rekomendasi
Wanita Ini Temukan Harta...
Wanita Ini Temukan Harta Karun Besar Berusia 900 Tahun saat Jalan-jalan
Ratusan Laba-laba Berjatuhan...
Ratusan Laba-laba Berjatuhan dari Langit, Ini Penyebabnya
Ilmuwan Menemukan Penyebab...
Ilmuwan Menemukan Penyebab Terjadinya Supernova
Artikel Terkini
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Amalan Sunnah 1 Muharram:...
Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved