Kisah Tabiin Umar bin Abdul Aziz

Detik-Detik Ketika Umar bin Abdul Aziz Diangkat Jadi Khalifah

loading...
Detik-Detik Ketika Umar bin Abdul Aziz Diangkat Jadi Khalifah
Dekatkan saja bighal milikku, karena itu cukup bagiku, kata Umar bin Abdul Aziz saat diberi kereta dinas. Foto/Ilustrasi/Ist
Khalifah Umar bin Abdul Aziz (684-720 M) adalah sosok pemimpin yang saleh, bijaksana, dan dekat dengan rakyatnya. Sosoknya sangat melegenda hingga beliau dijuluki Khulafaur Rasyidin kelima.

Beliau lahir tahun 63 Hijrah (684 M) dan wafat tahun 101 Hijriyah (720 M). Ayahnya bernama Abdul Aziz, putra Khalifah Marwan bin al-Hakam yang merupakan sepupu Khalifah 'Utsman bin 'Affan RA. Ibunya adalah Laila, cucu Khalifah Umar bin Khattab RA.

Banyak kisah menarik tentang dirinya, salah satunya adalah sikapnya yang bersahaja saat dirinya dibaiat menjadi khalifah. (Baca juga: Kisah Khalifah Umar bin Abdul Aziz dan Putranya Saat Merayakan Hari Raya)

Kisah bermula pada September 717. Itu adalah hari berkabung bagi umat Islam. Khalifah Sulaiman bin Abdul-Malik yang berkuasa dari Februari 715 mangkat. Pada hari itu, Umar bin Abdul Aziz bersama kaum muslimin lainnya tengah sibuk memakamkan Khalifah Sulaiman.



Menurut Dr Abdurrahman Ra'fat Basya dalam Mereka adalah Para Tabiin, belum lagi Umar bin Abdul Aziz membersihkan tangannya dari mengebumikan jenazah Khalifah Sulaiman, tiba-tiba beliau mendengar suara gemuruh tanah di sekitarnya. "Ada apa ini?" tanya Umar bin Abdul Aziz.

"Ini adalah suara kendaraan-kendaraan khilafah wahai amirul mukminin, telah dipersiapkan agar anda sudi menaikinya," jawab mereka.

Baca juga: Kisah Umar bin Abdul Aziz dan Padamnya Lampu Istana



Mendengar jawab itu, beliau memandang dengan sebelah matanya dan berkata dengan terputus-putus karena lelah dan rasa kantuknya setelah semalam tidak tidur. "Apa urusanku dengan kendaraan ini?! Jauhkan ia dariku, semoga Allah memberkahi kalian. Dekatkan saja bighal milikku, karena itu cukup bagiku."
halaman ke-1 dari 4
cover top ayah
وَاَنَّهٗ هُوَ اَغۡنٰى وَ اَقۡنٰىۙ
Sesungguhnya, Allah-lah yang memberikan kekayaan dan kecukupan.

(QS. An-Najm:48)
cover bottom ayah
preload video