Niat Salat Rebo Wekasan, Arab, Latin dan Artinya

Selasa, 12 September 2023 - 19:09 WIB
Niat salat Rebo Wekasan jika diucapkan aku niat salat Rebo Wekasan maka tidak sah dan haram. Ilustrasi: AFP
Niat salat Rebo Wekasan jika diucapkan "aku niat salat Rebo Wekasan" maka tidak sah dan haram. Hal ini karena salat Rebo Wekasan tidak ada dasar hukumnya.

Kendati demikian, mereka yang mempraktikkan salat Rebo Wekasan biasanya membaca niat salat tolak bala Rabu wekasan sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى


Ushallî sunnatan rak’ataini lillâhi ta’âla.

Artinya: "Saya niat shalat sunnah dua rakaat karena Allah ta’ala".





KH Hasyim Asy'ari melarang ulama mengeluarkan fatwa mengajak dan melakukan salat Rebo Wekasan. Beliau menegaskan bahwa salat Rebo Wekasan tidak ada dasarnya dalam syariat.

Laman resmi Nahdlatul Ulama juga melansir bahwa pada dasarnya, tidak ada nash sharih yang menjelaskan anjuran salat Rebo wekasan. Oleh karenanya, bila salat Rebo Wekasan diniati secara khusus, misalkan “aku niat salat Safar”, “aku niat salat Rebo wekasan”, maka tidak sah dan haram. Hal ini sesuai dengan prinsip kaidah fiqih: “Hukum asal dalam ibadah apabila tidak dianjurkan, maka tidak sah.”

Lain lagi dengan Abdul Hamid Quds. Dia berpendapat barangsiapa yang melakukan salat 4 rakaat (nawafil, sunnah), di mana setiap rakaat setelah al-Fatihah dibaca surat al-Kautsar 17 kali lalu surat al-Ikhlash 5 kali, surat al-Falaq dan surat an-Naas masing-masing sekali; lalu setelah salam membaca doa, maka Allah dengan kemurahan-Nya akan menjaga orang yang bersangkutan dari semua bala bencana yang turun di hari itu sampai sempurna setahun.

Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
(mhy)
Hadits of The Day
Dari Abdullah, ia berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:  Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalain akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya, dan ia pun akan dimintai pertanggungjawabannya. Dan seorang budak juga pemimpin atas atas harta tuannya dan ia juga akan dimintai pertanggungjawabannya.  Sungguh setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya.

(HR. Bukhari No. 4789)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More