Topik Terkait: Syaikh Abdul Qadir Al Jailani (halaman 2)
Tausyiah
Minggu, 13 Desember 2020 - 12:01 WIB
Karena penolakannya akan dunia, sehingga ia tak terpesona olehnya, bertentangan dengan kedirian, dan memenuhi perintah Allah, sehingga ia terpilahkan darinya.
Dunia Islam
Rabu, 12 Oktober 2022 - 16:31 WIB
Tokoh pertama yang memperkenalkan sistem thariqah (tarekat) adalah Syaikh Abdul Qadir al-Jilani (w. 561 H/1166 M) di Baghdad. Ajarannya menyebar ke seluruh penjuru dunia Islam.
Dunia Islam
Senin, 17 Januari 2022 - 10:04 WIB
Praktik para peziarah di makam Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani amatlah unik. Para peziarah datang ke makam ini berharap keinginan mereka terkabulkan.
Hikmah
Senin, 30 Mei 2022 - 15:05 WIB
Hidup Syaikh Abdul Qadir al-Jilani diwarnai kisah-kisah kesalehan serta karamahnya. Berikut kesaksian pembantu Syaikh Al-Jailani, Abu Abdillah Muhammad bin Abdul Fatah al-Harawi.
Tausyiah
Selasa, 23 Februari 2021 - 22:05 WIB
Menurut Syaikh Abdul Qdir, sebelum berangkat haji seseorang harus membersihkan qalbunya terlebih dahulu dengan cara mengambil talqin zikir dari seorang mursyid.
Tausyiah
Rabu, 03 April 2024 - 15:00 WIB
Persoalan syariat dan perintah puasa yang juga berlaku pada umat-umat terdahulu, terutama Yahudi dan Kristen. Ini dipantik dari diskusi tafsiran kalimat kama kutiba alalladzina min qablikum.
Tausyiah
Selasa, 12 Januari 2021 - 07:13 WIB
Ia memberikan rezeki kepada yang dikehendaki-Nya, dengan karunia dan kasih-Nya, dan menahan karunia-karunia-Nya dari yang dikehendaki-Nya. Begitulah adanya.
Hikmah
Selasa, 09 Juli 2024 - 13:33 WIB
Pengkultusan itu bahkan sampai pada taraf berlebih-lebihan. Kultus itu biasanya terdapat dalam hagiografi-manaqib, wawacan atau kisah orang suci-maupun cerita rakyat.
Hikmah
Minggu, 01 November 2020 - 05:00 WIB
Mendengar kejujuran al-Jilani itu, konon gerombolan perampok itu tersungkur jatuh di kaki al-Jilani. Dan diceritakan, bahwa pemimpin perampok itulah muridnya yang pertama kali.
Hikmah
Minggu, 20 September 2020 - 05:05 WIB
Syeikh Abdul Qadir Al-Jilani (471-561 H), ulama besar yang dijuluki pemimpin para wali (Sulthanul Auliya) kelahiran Persia (Iran). Beliau dikaruniai kedalaman ilmu tauhid, fiqih, sunnah Nabi dan ilmu makrifat.
Tausyiah
Selasa, 17 November 2020 - 05:00 WIB
Dan kulihat dia seperti seorang kasim, lembut ucapannya, dagunya berjenggot, hina pandangannya dan buruk mukanya, seolah ia tersenyum kepadaku, penuh malu dan ketakutan.
Tausyiah
Selasa, 19 Januari 2021 - 18:38 WIB
Berbaiklah senantiasa terhadap Allah Yang Mahakuasa lagi Mahaagung. Bersamalah dengan-Nya. Bersamalah dengan selain-Nya, sepanjang dibutuhkan untuk bersama-Nya.
Tausyiah
Rabu, 11 November 2020 - 05:00 WIB
Maknanya, kau mencapai keakraban sedemikian rupa dengan Allah hingga memungkinkanmu melihat maqam orang-orang yang telah mendahuluimu menghadap Sang Raja.
Tausyiah
Minggu, 22 November 2020 - 05:00 WIB
Siapa pun yang dekat dengan raja harus semakin berhati-hati, sebab ia berada di hadapan Sang Raja Yang Mahamelihat lagi Mahamengetahui akan gerak-geriknya.
Tausyiah
Senin, 22 Februari 2021 - 15:53 WIB
Puasa menurut Syaikh Abdul Qdir al-Jln ada tiga macam yaitu puasa syariah, puasa thariqah, dan puasa hakikat. Masing-masing puasa ini memiliki derajat atau tingkatan tersendiri.
Tips
Rabu, 02 Februari 2022 - 08:40 WIB
Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani mengungkap amalan Sayidina Ali RA pada saat malam satu Rajab. Sebagai pengingat, pada tahun ini 1443 H, 1 Rajab jatuh pada Kamis 3 Februari 2022 M.
Tausyiah
Sabtu, 21 November 2020 - 05:00 WIB
Kepada Yusuf dianugerahkan kerajaan bendawi, yaitu kerajaan Mesir, juga kerajaan jiwa, yaitu kerajaan pengetahuan, rohani, nalar, kedekatan dengan-Nya dan kedudukan tinggi di hadapan-Nya.
Tips
Senin, 18 September 2023 - 16:45 WIB
Ada banyak variasi di kalangan para ulama mengenai doa setelah melaksanakan salat Hajat. Salah satunya yang diajarkan Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani.
Hikmah
Kamis, 02 Juni 2022 - 19:25 WIB
Dua orang tetua mereka tewas dengan kepala luka parah. Di sebelah masing-masing tergeletak sebuah terompah yang masih basah, sementara sebagian anggota perampok terduduk lemas dengan wajah ketakutan.
Tausyiah
Sabtu, 07 November 2020 - 05:00 WIB
Hilangnya kemauanmu dengan kehendakNya, ditandai dengan ketak-pernahan menentukan diri, ketakbertujuan, ketakbutuhan, karena tak satu tujuan pun termiliki, kecuali satu, yaitu Allah.